Senin, 20 September 2010

PENGARUH PENAMBAHAN EKSTRAK BUAH MERAH (Pandanus Conoideus Lam) TERHADAP GAMBARAN HISTOPATOLOGIS HATI KELINCI (Oryctolagus Cuniculus) YANG DIBERI PAKA

PENGARUH PENAMBAHAN EKSTRAK BUAH MERAH (Pandanus Conoideus Lam) TERHADAP GAMBARAN HISTOPATOLOGIS HATI KELINCI (Oryctolagus Cuniculus) YANG DIBERI PAKAN KUBIS (Brassica Oleracea Var. Capitata)

Oleh
Adnan Jaya Titityas Panuntun
05/190034/KH/05602

Buah merah (Pandanus conoideus Lam) merupakan tanaman asli Papua yang dikenal mempunyai manfaat sebagai bahan obat. Buah merah memiliki kandungan antioksidan dan asam lemak tak jenuh yang tinggi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak buah merah (Pandanus conoideus Lam) terhadap gambaran histopatologis hati kelinci lokal (Oryctolagus cuniculus) betina umur 2-3 bulan yang diberi pakan kubis ad libitum.

Pada percobaan ini digunakan 15 kelinci betina, lalu dibagi secara acak menjadi tiga kelompok, masing-masing kelompok lima ekor kelinci. Kelompok 1 (K1) yang merupakan kelompok kontrol negatif diberi makan berupa sayuran kangkung setiap pagi hari, K2 merupakan kelompok kontrol positif yang mendapat perlakuan pemberian sayuran kubis secara ad libitum namun tidak diberi ekstrak buah merah, sedangkan K3 diberi perlakuan dengan konsumsi sayuran kubis secara ad libitum setiap hari serta diberi buah merah dengan dosis 1 ml/ekor/hari. Setelah dipelihara selama satu bulan kelinci dinekropsi untuk mengambil sampel hati dari masing-masing kelompok untuk selanjutnya dibuat preparat histologis. Hasil pemeriksaan histopatologik dianalisis secara diskriptif dengan melihat adanya perbedaan histopatologis hati dari kelompok yang mendapat perlakuan dengan kelompok kontrol.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian ekstrak buah merah dapat memperbaiki struktur hati kelinci yang mengalami kongesti dan hemoragi akibat pemberian kubis ad libitum.

Kata kunci : buah merah, hati, kubis, kelinci.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar